Blog

Kunjungan ke AKTI

Kunjungan ke AKTI (Akademi Komunitas Toyota Indonesia)

Kunjungan ke AKTI yang dilakukan oleh jajaran strukturan Politeknik Takumi dalam rangka benchmarking bidang Vokasi pada Senin, 13 Mei 2024. AKTI merupakan sekolah akademi (Vokasi) yang beralamatkan di Jl. Trans Heksa No.01 Desa Margamulya, Kec. Telukjambe Barat, Kab. Karawang – Jawa Barat. Kedatangan Takumi disambut baik oleh Pak Edy Susilo Darmawan sebagai direktur, Pak Sudibyo A.S sebagai wakil direktur I, Pak Praditya Alambara sebagai Ketua Program Studi TOPKR4, dan Pak Mufti Amien Siddiq sebagai Kepala Unit Kelembagaan, Keuangan dan SDM AKTI .

Akademi Komunitas Toyota Indonesia

AKTI merupakan wujud dari kepedulian Toyota Indonesia untuk perkembangan SDM di Indonesia. Akademi Komunitas Toyota Indonesia memiliki 2 program studi yaitu Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi dan Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda 4. Dengan latar belakang yang sama, Takumi berkujung untuk membangun komunikasi dalam rangka mengembangkan sistem pembelajaran Learning Factory.

Kunjungan ke AKTI

Kita tahu bahwa sekolah Vokasi dituntut untuk bisa membentuk metode pembelajaran yang lebih banyak melakukan praktik. Dibandingkan dengan selain vokasi yang menyeimbangkan antara pengetahuan dan praktik. AKTI yang merupakan bagian dari Toyota indonesia sudah sangat berpengalaman dalam menggandeng atau menyelaraskan pendidikan formal dengan kebutuhan industri. Dengan kunjungan ini, AKTI diharapkan dapat berbagi pengalaman bagaimana bisa menyelaraskan kedua hal tersebut. Kebutuhan industri yang berubah begitu cepat, dengan kurikulum pendidikan formal yang seakan lebih lambat dari industri itu sendiri. Idealnya, Pendidikan bisa mengimbangi laju perkembangan industri untuk mahasiswa selalu bisa relevan untuk kebutuhan industri.

Kami sangat mengapresiasi AKTI yang sangat terbuka dalam berbagi pengalaman mereka. Dalam hal merumuskan promosi, kurikulum sampai proses dan mekanisme akreditasi. Bahkan berbagi tentang tantangan yang dihadapi dan cara menyelesaikannya. Takumi sangat banyak mendapatkan manfaat dari kunjungan ini.

Selain itu, Tenaga pengajar AKTI juga merupakan bagian langsung dari Toyota Indonesia. Sebagian besar tenaga pengajar masih aktif dan mempunyai jabatan di TMMIN (PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia). Dengan begitu, pengetahuan yang diberikan kepada mahasiswa berasal dari pelaku industri secara langsung. Kompetensi yang diberikan juga akan terus relevan dengan kebutuhan industri.

Metode Pembelajaran

Metode seperti ini yang terus dikembangkan di Politeknik Takumi. Dengan berbagai benchmarking, salah satunya kunjungan ke AKTI ini, Takumi terus melakukan evaluasi metode pembelajaran untuk memberikan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kompetensi yang sesuai dan terus relevan. Metode pembelajaran tersebut diaplikasikan melalui kurikulum dan tenaga pengajar industri agar mahasiswa Takumi bisa dapat pengetahuan langsung dari pelaku industri. Dengan pengetahuan yang terus relevan dengan industri, Takumi akan mencetak mahasiswa yang mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

menjalin kerjasama internasional

Menjalin kerjasama internasional

Politeknik Takumi menjalin kerjasama internasional. Politeknik takumi yang sangat fokus pada pengembangan kerjasama salah satunya kerjasama internasional. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan bukan hanya mahasiswa, namun juga diharapkan mampu menyerap pengetahun dan teknologi dari negeri sakura tersebut. Meskipun baru berdiri selama 2 tahun, Politeknik Takumi terus berupaya mengembangkan kerja sama internasional. Bulan Februari lalu, Politeknik Takumi dan PT Hirano dari Jepang sepakat untuk menandatangani Nota Kesepahaman bidang akademik dan transfer ilmu. Kerjasama ini juga termasuk dalam hal riset dan teknologi. Harapannya, Takumi dan PT. Hirano dapat berkolaborasi dalam pengembangan SDM dan penyerapan teknologi dari Jepang.

Bukan hanya sekedar wacana, menjalin kerjasama internasional ini langsung diimplementasikan dalam agenda kolaborasi dengan Politeknik META Industri. Kegiatan ini bertajuk Vocational Campus Expo and Competition yang akan diselenggarakan tanggal 17-18 Mei 2024 mendatang. Dalam kegiatan ini, PT Hirano memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut dengan mengadakan pameran metal sheet art. Yaitu lempengan logam yang diukir dengan laser membentuk gambar-gambar bernuansakan Jepang. Dengan demikian, pameran ini diadakan oleh PT Hirano salah satunya bertujuan untuk mengenalkan budaya Jepang melalui lempengan logam. Selain itu, Pameran ini diadakan juga bertujuan untuk meningkatkan minat pemuda Indonesia dan Jepang dibidang manufaktur. Ternyata manufaktur juga bisa menjadi kesenian yang sangat bagus dan menarik.

PT Hirano (Hirano, Co., Ltd.)

PT Hirano (Hirano, Co., Ltd.), berlokasi di Chiba, Jepang, merupakan perusahaan yang memproduksi metal sheet. perusahaan yang sebelumnya telah lama bekerja sama dengan PT Minori ini, merupakan industri afiliasi Politeknik Takumi, dalam hal sumber daya manusia. Kerja sama ini diteruskan dengan Politeknik Takumi selain bertujuan untuk transfer ilmu dalam hal riset dan teknologi, tetapi juga menyerap mahasiswa Politeknik Takumi yang dirasa berkompeten untuk dapat berkarir di PT Hirano. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk bisa belajar langsung melalui program magang di Jepang. Salah satu perusahaan yang mendukung program ini adalah PT Hirano dengan begitu, mahasiswa bisa mengembangkan potensi diri di Jepang. Kami sangat mengapresiasi program dari PT Hirano ini. Semoga kedepannya kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan.

Program Peningkatan Tenaga Pengajar

Program Peningkatan Tenaga Pengajar di Jepang

Program Peningkatan Tenaga Pengajar di Jepang, Aldilah Alifany Darrienda, M.Pd., dosen Program Studi D3 Bahasa Jepang Politeknik Takumi. Mendapat kesempatan untuk mengikuti 2024 Japanese Language Program for Teachers of the Comprehensive Japanese Teaching Methods Program (Summer Course). Program ini diselenggarakan oleh The Japan Foundation. Fany akan berkumpul dengan para pengajar bahasa Jepang lain dari Indonesia dan seluruh dunia yang terpilih seleksi. Bersama-sama mengikuti pelatihan selama 6 minggu pada bulan Juli-Agustus 2024 di The Japan Foundation Japanese-Language Institute Urawa, Saitama, Jepang.

Program Peningkatan Tenaga Pengajar

Saat diwawancarai, Fany mengucapkan syukur dan rasa terima kasih. Terutama kepada Direktur, Wakil Direktur Bidang Akademik, dan Ketua Prodi D3 Bahasa Jepang. Dan kepada seluruh pihak yang mendukungnya mengikuti program ini. “Saya sengaja memilih summer course karena agendanya bertepatan saat mahasiswa menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap. Saya akan kembali lagi ke kampus sebelum tahun akademik berikutnya dimulai. Jadi, meskipun cukup lama saya belajar di Jepang, saya rasa tidak ada kelas yang saya tinggalkan,” jelas Fany. “harapannya, ilmu yang saya dapatkan di sana nanti dapat segera saya bagikan kepada mahasiswa dalam mata kuliah pengajaran bahasa Jepang. Khususnya bagi saya sendiri dapat meramu metode pembelajaran bahasa Jepang yang tepat untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Takumi. Bukan hanya di Prodi D3 Bahasa Jepang tetapi juga prodi lain, karena semua mahasiswa Politeknik Takumi kan belajar bahasa Jepang ya,” tutup Fany.

JAPAN FOUNDATION


Program Peningkatan Tenaga Pengajar di Jepang merupakan salah satu program dari Japan Foundation (JF). The Japan Foundation merupakan sebuah lembaga non profit pemerintah Jepang yang didirikan untuk mengenalkan bahasa dan budaya Jepang ke seluruh dunia.
Japanese Language Program for Teachers of the Comprehensive Japanese Teaching Methods Program merupakan salah satu program pelatihan bagi pengajar bahasa Jepang. Program ini dicanangkan oleh The Japan Foundation. Bertujuan untuk memperdalam dan diharapkan dapat mengembangkan metode pengajaran bahasa Jepang di institusinya masing-masing. Dengan begitu, diharapkan dapat mengembangkan tenaga pengajar bahasa Jepang yang ada didunia secara merata.