Cikarang – Politeknik Takumi kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi bertaraf internasional melalui penyelenggaraan International Public Lecture bertajuk "Lean MONOZUKURI: Manufacturing Excellence for the 21st Century" yang dilaksanakan pada 18 Mei 2026 di Kampus Politeknik Takumi. Kegiatan ini menghadirkan tiga akademisi terkemuka dari Jepang, yaitu Prof. Dr. Fumio Kojima (Former Guest Professor, Waseda University), Prof. Dr. Yoshiro Fukuda (Professor Emeritus, Hosei University), dan Prof. Dr. Kuniaki Tanaka (Professor, Ritsumeikan University). Acara diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai sekolah dan institusi pendidikan.
(Prof. Dr. Fumio Kojima dan Prof. Dr. Yoshiro Fukuda memberikan kuliah umum internasional mengenai Lean MONOZUKURI dan transformasi manufaktur modern di Politeknik Takumi.)
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Takumi menegaskan bahwa Lean MONOZUKURI bukan sekadar konsep manufaktur, melainkan sebuah filosofi yang membentuk pola pikir bertumbuh (growth mindset), budaya kerja yang disiplin, efisiensi operasional, serta kemampuan menciptakan nilai bagi pelanggan. Filosofi tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya akademik Politeknik Takumi melalui proses pembelajaran, implementasi budaya 5S, serta kegiatan praktik industri sehingga mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan adaptif terhadap perkembangan industri global.
Kuliah umum ini dimoderatori oleh dosen Program Studi Mekatronika yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan dunia manufaktur modern sekaligus meningkatkan kompetensi kerja sama tim dan kesiapan menghadapi tantangan industri. Pada sesi pengenalan narasumber, peserta diperkenalkan dengan Prof. Dr. Fumio Kojima sebagai pakar internasional di bidang otomasi dan manufaktur yang telah memiliki pengalaman akademik dan industri di Jepang, Thailand, dan Indonesia sejak tahun 1997.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Fumio Kojima menjelaskan pentingnya sektor manufaktur dalam kehidupan sehari-hari serta memperkenalkan konsep Lean MONOZUKURI sebagai pendekatan manufaktur yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi modern seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Digital Twin (Cyber-Physical Systems/CPS), Smart Manufacturing, Smart Factory, hingga implementasi Making Indonesia 4.0. Menurut beliau, keberhasilan sebuah industri tidak hanya ditentukan oleh desain produk maupun strategi pemasaran, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan pabrik, teknologi produksi yang tepat, serta kualitas sumber daya manusianya.
Beliau juga menekankan bahwa kepuasan pelanggan hanya dapat dicapai melalui proses kerja yang efisien dengan meminimalkan pemborosan (waste), meningkatkan kecepatan proses, dan tetap menjaga kualitas produk. Sinergi antara manusia, mesin, dan teknologi menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem produksi modern yang mampu memberikan pelayanan cepat, andal, dan bernilai tinggi bagi pelanggan.
Pada sesi penutupan, Prof. Dr. Fumio Kojima menyampaikan harapannya untuk mengembangkan Kurikulum Lean MONOZUKURI bersama Politeknik Takumi pada tahun 2026. Kurikulum tersebut dirancang untuk mengintegrasikan filosofi kebijaksanaan (wisdom), kecerdasan (intellect), dan pengetahuan (knowledge) dengan dukungan teknologi AI dan IoT sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif mengenai implementasi Lean MONOZUKURI dalam berbagai sektor industri maupun kehidupan sosial. Para peserta antusias berdiskusi mengenai strategi membangun budaya kerja yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Prof. Kojima menegaskan bahwa keberhasilan penerapan Lean MONOZUKURI dimulai dari pembentukan budaya kerja yang kuat, kemudian diperkuat dengan pemanfaatan teknologi modern sebagai akselerator peningkatan produktivitas dan kualitas.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional ini, Politeknik Takumi semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri global. Kolaborasi dengan akademisi internasional menjadi salah satu langkah strategis kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter, budaya kerja, dan kemampuan beradaptasi terhadap transformasi industri di era digital. (CJK)
Tertarik Bergabung dengan Kami?
Daftarkan diri Anda sekarang dan raih prestasi gemilang bersama Politeknik Takumi
Daftar Sekarang