Kerja Sebelum Lulus Kuliah? Takumi Aja!

Minasan mungkin sekarang sedang mencari informasi tentang kampus yang bisa memenuhi kebutuhan minasan. Saat ini banyak kampus yang menyediakan program tentang garansi kerja setelah lulus kuliah. nah di Politeknik Takumi, minasan bisa mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum lulus perkuliahan. Emang bisa? mari kita bahas

Kerja Sebelum Lulus Kuliah

Politeknik Takumi merupakan pendidikan tinggi vokasi yang sangat mengutamakan kompetensi mahasiswanya. Takumi tidak ingin hanya akan menambah pengangguran di Indonesia. Takumi ingin menjadi pendidikan tinggi yang bisa menyalurkan mahasiswanya bahkan sebelum lulus perkuliahan. program ini didukung oleh PT Minori Group yang memiliki belasan perusahaan dibawahnya. Ditambah lagi kerjasama yang dijalin dengan berbagai perusahaan lainnya baik perusahaan Jepang di Jepang maupun perusahaan Jepang di Indonesia.

Selain kerjasama, Takumi juga mempunyai metode pembelajaran yang disebut dengan Learning Factory/LEFA. Metode pembelajaran ini akan mendekatkan mahasiswa dengan industri secara langsung. mahasiswa akan melakukan perkuliahan di industri dan dibimbing oleh dosen industri dan dosen pengampu matakuliah. Dengan begitu, mahasiswa yang berkompetensi akan dilihat langsung oleh industri. Mahasiswa yang diminati industri akan mendapatkan peluang lebih besar jika industri tersebut membutuhkan karyawan baru. Mahasiswa akan berpeluang besar bisa bekerja di industri sesuai dengan bidangnya, bahkan sebelum lulus kuliah.

Setelah bekerja bagaimana perkuliahannya?

Sesuai dengan metode pembelajaran LEFA, minasan tidak perlu khawatir tentang jadwal pekerjaan dan perkuliahan. Takumi menyediakan mekanisme untuk mahasiswa yang bekerja dengan jadwal yang fleksibel. Mahasiswa bisa berkuliah di industri tersebut dan akan dikonversikan menjadi bentuk perkuliahan. Sehingga mahasiswa tidak perlu mengikuti perkuliahan dikelas karena bidang kerja dan perkuliahannya juga tetap sejalan. Dengan kata lain, mahasiswa akan bekerja dan dihitung sedang berkuliah. Tentunya ada beberapa waktu yang diharuskan untuk bisa mengikuti perkuliahan di kampus untuk memenuhi kompetensi tambahan lainnya. Jadwal ke kampus juga digunakan untuk berdiskusi kepada dosen pengampu untuk kendala pekerjaan yang di hadapi. Beberapa mahasiswa Takumi sudah mendapatkan pekerjaan bahkan ada yang baru semester 1.

Bagaimana kalau kompetensi belum tercukupi tapi sudah ingin bekerja?

Minasan tidak perlu khawatir tentang itu. Karena dosen di Politeknik Takumi sebagian besar adalah praktisi industri. dengan begitu, minasan akan bisa bekerja walaupun belum sepenuhnya bisa melakukan pekerjaan dengan mandiri. Dosen pengampu akan membimbing mahasiswanya apabila ada kendala di pekerjaannya. Sesuai dengan selogan Takumi “Learning by Doing”. dimana lagi minasan bisa bekerja sambil dibimbing untuk melakukan pekerjaan tersebut? dimana lagi minasan bisa diberikan dukungan penuh untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum lulus kuliah? hanya di Politeknik Takumi.

Kerja sebelum lulus, tapi terkendala biaya?

Politeknik Takumi juga mempunyai program Beasiswa s/d 100% melalui prestasi akademik atau non akademik. Bagi yang belum bisa mengikuti program beasiswa tidak perlu khawatir. dengan 25k/hari minasan sudah bisa berkuliah di Takumi.

Kerja sebelum lulus, Biaya terjangkau bahkan gratis, jadwal perkuliahan yang fleksibel, dimana lagi kalau bukan di Politeknik Takumi. Silahkan daftar melalui link. Pendaftaran terbatas!

kuliah murah

Kuliah Murah di Bekasi? Jurusan Favorit Berkualitas! Kok Bisa?!

Kuliah Murah di Bekasi? Kualitas Terjamin? Kok Bisa?! – PASTI BISA!

Kampus adalah salah satu tempat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, diharapkan mampu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik. dengan begitu, bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Namun sering kali, jurusan kuliah tidak sesuai dengan pekerjaan yang didapatkan. apa yang menyebabkan hal itu terjadi?

Itu bisa terjadi karena banyak faktor. Bukan hanya faktor external namun juga internal. Bisa karena jurusan yang tidak sesuai dengan keinginan, kampus yang tidak memfasillitasi karir, tidak mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan sehingga sulit berkompetisi mendapatkan pekerjaan. dan masih banyak faktor lainnya. Hal lain seperti fasilitas kampus dan kerjasama dengan industri juga menjadi faktor penting yang bisa memastikan pekerjaan mahasiswanya setelah lulus.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan mahasiswa, kampus khususnya kampus swasta membutuhkan biaya yang sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut terkadang kampus membebankan biaya kepada mahasiswa. Dalam bentuk biaya per semester atau uang pembangunan.

Kuliah Murah di Bekasi? Kualitas Terjamin? Kok Bisa?!

Takumi merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi di kabupaten Bekasi. Mau kuliah murah di Bekasi? kok bisa? ini alasannya.

Banyak cara yang ditempuh Yayasan untuk bisa memenuhi kebutuhan operasional kampus. salah satunya Yayasan Takumi Bina Karya Politeknik Takumi yang berafiliasi dengan Minori Group. Minori Group merupakan LPK pengiriman pemagang dan tenaga kerja ke Jepang yang bekerjasama dengan lebih dari 600 perusahaan di jepang. Dengan afiliasi ini, Yayasan Takumi Bina Karya bisa mendapatkan sebagian pembiayaan dari perusahaan Jepang. Lebih dari itu, Perusahaan jepang yang telah memberikan bantuan pendidikan Politeknik Takumi juga memberikan standar kualitas untuk mahasiswa Takumi. Dengan begitu semua aspek yang mempengaruhi kualitas kompetensi mahasiswanya di dukung penuh. Misalnya, SDM (Sumber Daya Manusia) kompeten dan sebagian besar berasar dari industri. Lapangan pekerjaan yang disediakan perusahaan Jepang untuk mahasiswa Takumi. Pembelajaran yang mengadopsi budaya kerja Jepang.

Learning Factory, Learning by Doing Base on Product (LDBP)

Selain itu, Takumi juga mempunyai metode pembelajaran Learning Factory dan Learning by doing base on product (LDBP). Metode pembelajaran ini, Membentuk ekosistem pembelajaran antara institusi dengan industri. Karena, Learning Factory adalah pembelajaran yang langsung dilakukan di lingkungan industri. LDBP juga sebagai landasan pembelajaran mahasiswa untuk pembelajaran berbasis produk dan project yang sesuai kebutuhan industri. Dengan begitu, Dosen dan mahasiswa Takumi mendapatkan pengetahuan dan keterampilan langsung dari kebutuhan industri, dan Industri mendapatkan benefit melalui project atau produk yang mahasiswa dan dosen hasilkan. Takumi membuat Ekosistem antara Supply and chain Takumi dan industri bisa menghasilkan mahasiswa yang sesuai kebutuhan industri.

Dengan begitu, biaya pendidikan yang besar tidak di bebankan kepada mahasiswa. Mahasiswa juga tidak perlu khawatir tentang pekerjaannya setelah berkuliah. Kualitas pembelajaran juga di awasi langsung oleh Perusahaan/Industri dengan Tinjauan langsung ke Takumi secara periodik. Selain itu juga, Beberapa perusahaan/Industri telah memberikan dana untuk Beasiswa pendidikan sampai dengan 100%.

Mahasiswa Takumi hanya perlu fokus untuk mencapai kompetensi dan keterampilan yang diinginkan. Tanpa perlu memikirkan biaya kuliah yang tinggi, kualitas yang baik

Mari bergabung bersama Politeknik Takumi. Untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita kalian. Klik untuk Registrasi

lowongan pekerjaan di jepang Bidang Perhotelan

lowongan pekerjaan di jepang Bidang Perhotelan – Pengembangan IOT Dalam Bidang Perhotelan.

lowongan pekerjaan di jepang
lowongan pekerjaan di jepang

Dalam artikel sebelumnya, salah satu bidang yang terkena dampak serius pandemi global adalah bidang perhotelan. Tidak hanya pada masa pandemi, pasca pandemi dengan mulai melonggarnya kegiatan masyarakat membuat permasalahan kekurangan jumlah tenaga kerja semakin menderita. Untuk itu, perlu adanya perbaikan sistem kerja dengan mengupayakan reformasi pada gaya kerja yang selama ini dilakukan. Salah satu upaya terpenting adalah dengan menyederhanakan manajemen pemesanan, inventaris, layanan konsumen dan pekerjaan administrasi lainnya.

            Salah satu penyebab kurangnya jumlah pekerja bidang perhotelan adalah panjangnya durasi kerja. Panjangnya durasi kerja tersebut diakibatkan oleh pekerjaan administrasi yang disampaikan pada paragraph sebelumnya. Lebih dari itu, kesalahan pendataan karena kelalaian pekerja juga yang menjadi penyebab durasi kerja menjadi panjang. Serta pekerjaan yang tidak efektif tersebut juga berpengaruh pada produktivitas kerja. Semua hal tersebut berujung pada berkurangnya kepuasan pelanggan dan tingkat kepercayaan pelanggan yang hilang.

            Pengenalan sistem cloud sebagai bentuk digitalisasi yang mampu memvisualisasikan dan mengotomasisasikan manajemen pemesanan, inventaris, dan layanan konsumen lainnya menjadi jawaban dahaga kekurangan tenaga kerja di bidang perhotelan. Banyak jasa akomodasi yang telah mengimplementasikan IOT dan menjadi salah satu reformasi gaya kerja selama ini yang dianggap tidak efisien dan produktif. Kesalahan pada pendataan dan durasi kerja dapat dipangkas sedemikian rupa yang membuat kepuasaan dan kepercayaan pelanggan meningkat.

Digitalisasi Berbagai Sektor dan Perubahan Kebutuhan SDM

Dengan implementasi IOT, apakah lantas permasalahan kekurangan tenaga kerja dapat diatasi? Ya, dalam hal penekanan kebutuhan jumlah kekurangan pekerja, namun tidak serta merta mengatasi permasalahan secara mendasar. Masalah dasarnya masih sama, bahwa bidang perhotelan tetap membutuhkan tenaga kerja yang dapat diserap oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang tersebut. Tetapi, permasalahannya apakah hanya berbekal bahasa Jepang tanpa kompetensi penunjang dapat bekerja di bidang tersebut? Mungkin bisa jadi dapat terserap karena kebutuhan yang tinggi, tapi apakah mampu bersaing dan struggle ke depannya? Menjadi sebuah tantangan bagi calon tenaga kerja migran Indonesia ke depannya.

            Tantangan yang sama juga dirasakan lembaga pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam hal ini adalah Politeknik Takumi. Sebagai sebuah Politeknik yang menyelenggarakan pendidikan keterampilan dan ilmu terapan Takumi hadir menjawab tantangan tersebut. Pada tulisan berikutnya penulis akan membahas bagaimana Politeknik Takumi mengubah tantangan menjadi peluang bagi calon tenaga kerja migran Indonesia, khususnya pada bidang perhotelan.

Bagaimana cara agar bisa bekerja di Jepang? (lowongan pekerjaan di jepang)

Politeknik Takumi membuka Program Studi D3 Bahasa Jepang. Poltek Takumi juga bagian dari PT Minori Group yang telah bekerjasama dengan lebih dari 600 perusahaan di jepang. Dengan berkuliah di Politeknik Takumi, Besar kesempatan untuk bekerja di Jepang.

Mau tau info lainnya tentang Politeknik Takumi? klik. silahkan mendaftar di PMB Takumi